Okt 27 2009
Okt 27 2009
Alasan Wanita Berselingkuh
Perselingkuhan bisa terjadi karena beragam alasan. Tetapi sebaik apapun alasan yang diungkapkan, perselingkuhan tetap saja menyakitkan. Kesalahan dalam hubungan yang satu ini, bisa dikatakan fatal dan pemicu hancurnya hubungan.
Hanya, selama ini prialah yang dianggap sebagai pelaku perselingkuhan. Tapi, jangan salah, tak sedikit juga wanita yang berselingkuh. Ada beberapa alasan yang sering memicu kaum wanita untuk melakukan perselingkuhan. Berikut hal-hal yang pemicunya.
1. Mencoba menjadi “bad girl”
Seperti pria, wanita juga ingin sesekali bertindak nekad. Bentuknya bisa berupa keinginan keluar dari zona nyaman sebuah hubungan yaitu dengan mendua. Meskipun hubungan yang sedang dijalaninya tidak ada masalah, perselingkuhan pun bisa terjadi.
2. Meningkatkan rasa percaya diri
Saat melakukan perselingkuhan tidak bisa dipungkiri muncul rasa percaya diri yang tinggi. Memiliki dua orang yang menyayangi memang bisa membuat tersanjung dan berefek pada meningkatnya rasa percaya diri.
3. Balas dendam
Motif balas dendam juga sering dijadikan alasan untuk melakukan perselingkuhan. Rasa sakit akibat dikhianati, memang bisa menimbulkan dendam. Untuk mengatasi rasa sakit hati dan membalas dendam perselingkuhan pun dilakukan. Meskipun tidak memecahkan masalah, terkadang muncul rasa puas jika membalas sama seperti yang dilakukan pasangan saat berselingkuh.
4. Merasa diabaikan
Perhatian dan kata-kata manja bisa hilang ketika hubungan berjalan lama. Saat pasangan sibuk dan kurang memperhatikan disitulah bisa muncul rasa ketidakpuasan. Untuk memenuhi ketidakpuasan itu bisa dengan orang ketiga dan terjadilah perselingkuhan. Rasa diabaikan dan diacuhkan membuat bisa memicu wanita untuk melakukan perselingkuhan.
5. Strategi untuk memutuskan hubungan
Rasa tidak tega atau kasihan sering muncul ketika ingin memutuskan hubungan. Selain itu, untuk mengatasi kebingungan dalam memutuskan hubungan, perselingkuhan pun dilakukan. Tentunya dengan harapan pasangan akan segera memutuskan hubungan.
Mungkin ini semua dapat bermanfaar bagi anda semua.
salam satu jiwa
Okt 16 2009
Foto Nabi Muhammad Jangan Dilihat
Bagi umat islam wajah nabi Muhammad saw yang digambarkan dalam bentuk apapun merupakan suatu penghinaan, pelecehan dan penistaan yang keterlaluan. Mungkin secuil oknum mencari dan menjual sensasi, kemudian digunakan untuk meraup keuntungan semata. Padahal kita secara tidak sadar, kita juga ikut memburu dan mencari foto dan gambar nabi Muhammad SAW, yang jelas - jelas dalam agama islam tidak diperkenankan. Pengeksposan media secara besar - besaran bukan malah membuat kita menghapus seluruh file gambar nabi Muhammad SAW, tapi kita malah mencari, mengkonsumsi dan menyebarkannya.
Sekarang ini pencarian gambar pin nabi muhammad sangat banyak dicari pengguna internet di indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Memang ini sangat ironis sekali. Karena bangsa kita merupakan bangsa trend - trend an. dimana apa yang dibicarakan entah itu benar atau salah pasti dicari. meski itu sosok nabi Muhammad SAW yang merupakan panutan bagi umat islam dan umat islam sendiri itu sutu kesalahan yang tetap dicari karena penasaran.
Jadi saya pikir, sebelum kita mencari siapa yang salah. Mending kita mulai dari diri kita sendiri. untuk menghapus file dan menghindari perbuatan yang sebenarnya sangat melukai hati umat islam.
Nabi Muhammad SAW adalah sosok umat manusia dengan derajat tertinggi bagi umat islam…
jadi tolong jangan samakan Nabi Muhammad SAW dengan kasus trend - trend an seperti teroris, bom jw marriot, manohara, michael jackson, mbah surip ataupun miyabi….
dimana banyak orang yang tak tahu siapa itu miyabi, manohara, mbah surip atau bom di hotel jw marriot…tapi setelah masyarakat mendengar, masyarakat sendiri malah mencari profil, berita dan gambar tersebut untuk dikonsumsi…entah itu benar…salah…atau menyakitkan, yang penting tahu…semua media mengekspos agar berita mereka laku, karena banyak dicari…padahal itu merupakan penghinaan…meski pin gambar nabi muhammad yang ngawur benar-benar sold out…ironis sekali utk bangsa indonesia yang masyarakatnya mayoritas muslim.
Semua itu sah…sah… saja dilakukan…asal jangan utk sosok nabi Muhammad SAW. karena itu merupakan penghinaan bagi agama islam dan umat islam.





